Hai Kamu urang Purwakarta Terbaik!
Dilansir dari jabar.tribunnews.com, bahwa pemerintah Kabupaten Purwakarta semakin serius dalam menjaga keindahan dan kebersihan kota dengan menata ruang terbuka hijau (RTH) menjadi taman-taman yang tidak hanya indah, tetapi juga fungsional.
Sejak beberapa tahun terakhir, sejumlah sudut kota dan pedesaan di Purwakarta telah disulap menjadi ruang hijau yang menarik bagi warga dan pengunjung.
Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Purwakarta, Dian Ardiansyah, mengungkapkan bahwa pihaknya terus berkomitmen menjaga kebersihan dan keasrian taman-taman tematik yang telah menjadi ikon wilayah tersebut.
"Setiap hari, kami menurunkan tim untuk memelihara taman-taman yang ada, memastikan semuanya tetap bersih dan terawat," ujar Dian kepada Tribunjabar.id, Jumat (14/3/2025).
Dari data yang dimiliki, ia menyebutkan bahwa Disperkim mencatat ada 76 taman tematik yang tersebar di seluruh Purwakarta, mulai dari pusat kota hingga pedesaan dan wilayah perbatasan kabupaten.
"Kami memiliki pasukan khusus dari Bidang Pertanahan dan Dekorasi Kota yang secara rutin melakukan pemeliharaan taman-taman ini agar lingkungan tetap asri dan bersih. Dengan begitu, slogan Purwakarta Istimewa tetap terjaga," katanya.
Beberapa taman tematik di Purwakarta, lanjut dia, dirancang sebagai taman multifungsi yang dapat digunakan untuk berbagai kegiatan publik.
Salah satunya adalah Taman Sri Baduga (Situ Buleud), yang terkenal dengan pertunjukan air mancur menari, terbesar se-Asia Tenggara.
"Taman kami tidak hanya berfungsi sebagai penghias lingkungan, tetapi juga sebagai tempat berkumpul keluarga, rekreasi, bahkan sarana edukasi," kata Dian.
Selain Taman Sri Baduga, ia mengatakan, ada juga Taman Surawisesa dan Taman Citra Resmi yang terletak di sekitar Jalan K.K. Singawinata.
Taman Surawisesa sering digunakan untuk kegiatan edukasi, sementara Taman Citra Resmi menjadi favorit para pengunjung yang ingin berfoto atau berolahraga di sekitar Situ Buleud.
Dian juga menyebutkan, selain pemeliharaan taman, pihaknya terus memperhatikan penerangan di area taman.
Ia mengatakan, terdapat 358 titik lampu penerangan karakter, yang salah satunya tersebar di sepanjang Jalan Jendral Sudirman, serta 95 titik lampion tirai yang menghiasi jalur perkotaan.
Penerangan ini, kata Dian, bertujuan untuk menciptakan suasana kota yang lebih estetik dan nyaman.
"Semua taman dan penerangan jalan terus kami monitor. Jika ada kerusakan atau kebersihan yang perlu ditangani, langsung kami lakukan perbaikan. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan Purwakarta," ujar Dian.
Yuk Semangat!
Proud to be #urangpurwakarta
Sumber : jabar.tribunnews.com/Deanza Falevi
Ilustrasi : ayopurwakarta.com